Digagas Sejak 8 Tahun Lalu, Prodi Sejarah FKIP UMRAH Akhirnya Resmi Berdiri 2026

TANJUNGPINANG – Kehadiran Program Studi (Prodi) Sejarah di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menjadi tonggak penting bagi pengembangan ilmu sejarah di Kepulauan Riau.

Meski baru resmi berdiri pada 2026, proses pembentukan program studi tersebut ternyata telah melalui perjalanan panjang yang dimulai sejak delapan tahun lalu.

Provinsi Kepulauan Riau yang kaya akan warisan sejarah, budaya, dan peradaban Melayu dinilai membutuhkan wadah akademik khusus untuk mengkaji serta mengembangkan berbagai kajian sejarah yang tersebar di wilayah perbatasan Indonesia tersebut.Sejarah

Ketua Himpunan Indonesia untuk Pengembangan Ilmu-Ilmu Sosial (HIPIIS) Provinsi Kepri, Robby Patria mengatakan, rencana adanya Prodi Sejarah UMRAH sudah digagas sejak jaman Dekan Prof Abdul Malik.

Menurut Robby, gagasan pembentukan Prodi Sejarah tidak muncul tanpa alasan. Keberadaan berbagai situs sejarah, peninggalan budaya, hingga jejak peradaban Melayu yang tersebar di Kepulauan Riau menjadi faktor utama yang mendorong lahirnya program studi tersebut.

“Banyaknya sejarah di Kepri yang harus dibahas dan dipelajari, menjadi salah satu terbentuknya prodi sejarah,” kata dia, Senin 8 Juni 2026.

Lebih lanjut, Robby menjelaskan bahwa masih banyak potensi kajian sejarah yang belum tergali secara maksimal. Oleh karena itu, kehadiran Prodi Sejarah di UMRAH diharapkan mampu menjadi pusat penelitian dan pengembangan ilmu sejarah yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Menurutnya, kajian sejarah tidak hanya berkaitan dengan masa lalu, tetapi juga dapat menjadi landasan dalam merancang masa depan yang lebih baik bagi Kepulauan Riau.

“Hadirnya Prodi sejarah di UMRAH, bisa menjadi bekal untuk pembangunan di Kepri,” ungkapnya.Islam

Robby yang juga menjabat sebagai Koordinator Prodi Sejarah FKIP UMRAH menilai program studi ini memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan sejumlah program serupa di daerah lain.

Salah satu daya tarik utama Prodi Sejarah UMRAH adalah dukungan tenaga pengajar yang berasal dari perguruan tinggi ternama serta para peneliti sejarah yang memiliki pengalaman panjang dalam bidang kajian sejarah Melayu dan kawasan perbatasan.

“Kajian sejarah di perbatasan ini menjadi nilai lebih untuk di Prodi Sejarah UMRAH, belum lagi dosennya merupakan peneliti sejarah,” ucapnya.

Selain menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, keberadaan Prodi Sejarah juga membuka peluang besar bagi lulusan SMA dan sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di bidang sejarah dan pendidikan.

Robby menambahkan, kebutuhan tenaga pendidik sejarah di Kepulauan Riau masih terbuka luas. Oleh karena itu, mahasiswa yang menempuh pendidikan di Prodi Sejarah memiliki peluang karier yang cukup menjanjikan setelah menyelesaikan studi.

“Jadi peluang untuk diterima di Prodi Sejarah sangat besar. Belum lagi peluang untuk menjadi guru dengan mengambil sertifikasi PPG,” pungkasnya (Ulasan.co)

sumber : Ulasan.co / https://ulasan.co/digagas-sejak-8-tahun-lalu-prodi-sejarah-fkip-umrah-akhirnya-resmi-berdiri-2026/